Thursday, 29 August 2013

CARA INSTALL

A.CARA INSTAL APPSERV

Bagaimana cara install AppServ ??

Siapkan program AppServ sebelum install.
 
Download program AppServ dari http://www.appservnetwork.com anda dapat memilih versi 2.4.x or 2.5.x.
    2.4.x adalah versi Superb stable untuk semua user, akan tetapi menggunakan versi PHP 4.x yang berjalan baik untuk kode PHP lama.
    2.5.x adalah Rock function. Versi ini menyediakan versi terbaru dari Apache, PHP, MySQL dan bersifat eksperimen.


AppServ Installation Step by Step.

       1. Klik dua kali appserv-win32-x.x.x.exe untuk install AppServ di komputer anda.

          

                                             Gambar 1 AppServ Welcome Screen

       2. License Agreement : AppServ berada dibawah lisensi GNU/GPL. Anda harus membaca persetujuan ini sebelum install.
           If you agree for this license click Next to go to next step. If you not agree click Cancel to cancel install. 

          

                                           Figure 2 GNU/GPL License Agreement screen.

       3. Choose Install Location: AppServ default location is C:AppServ. If you need to change destination
           click Browse botton to change your destination for AppServ program and then click Next to go to next step.
          

                                            Figure 3 Choose Install location screen.

       4. Select Components : AppServ default package components it's checked all package.
           If you need to choose some package to install. You can click at check box.
                 - Apache HTTP Server is a Web Server.
                 - MySQL Database is a Database Server.
                 - PHP Hypertext Preprocessor is a PHP Programming processor.
                 - phpMyAdmin is a MySQL Database control via WWW.
           If you complete choosing it click Next to go next step.
          

                                          Figure 4 Choose Package Components screen.

       5. Apache Configuration : This screen for specify Apache configure.
                 Server Name   You must specify Server Name e.g. www.appservnetwork.com.
                 Admin Email    You must specify Admin Email e.g. root@appservnetwork.com
                 HTTP Port       You must specify HTTP port for Apache Web Server.
          

                                        Figure 5 Apache Web Server configure screen.

       6. MySQL Configuration :
                 Root Password        You must enger root password for MySQL Database.
                                              Default user for this password is  root .
                 Character Sets        Specify for data storage language and collations.
                 Old Password          If you have problem when you coding PHP code with Old MySQL API.
                                              And found error Client does not support authentication protocol requested by server;
                                                                    consider upgrading MySQL client
                                              You must check this option to avoid error.
                                            
                 Enable InnoDB        If you use InnoDB must check this option.
          

                                        Figure 6 MySQL Database configure screen.

       7. Complete AppServ setup : Setup ask for start Apache and MySQL immediately.
           Click Finish to end this setup and AppServ prompt to use.

          

                                       Figure 7 Complete AppServ Setup screen.



B.CARA INSTAL MYSQL FRONT

           MySql-Front ini berfungi sebagai software untuk mempermudah kita melakukan manajemen database mysql kita, sehingga kita bisa dengan mudah membuat database, mengubah database, menambah table dan field-field, serta melihat data-data pada database kita. MySql-Front ini dapat didownload disini
Cara Installnya adalah sebagai berikut:



Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Pilih option “I accept the agreement” kemudian klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Klik tombol Install pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Klik Finish, maka akan terbuka jendela MySql-Front, kemudian lakukkan setting koneksi seperti berikut:



Klik tombol New pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:



Isikan nama koneksi pada Login Information Name pada form diatas, kemudian klik Tab Connection



Ketikkan nama Server pada form diatas, kemudian klik Tab Login



Isikan User name :  root pada form diatas, kemudian tekan tombol OK sampai masuk ke jendela MySql-Front seperti dibawah ini:


MySql-Front siap digunakan!
  
 
C.CARA INSTAL XAMPP
            Untuk membuat website, sebelum benar-benar mengonlinekannya kita bisa membuatnya di komputer terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menginstal aplikasi server localhost di PC kita.
Salah satu aplikasi server localhost dan yang paling banyak digunakan adalah XAMPP. Aplikasi ini dibuat oleh Apache Friends dan installer-nya bisa langsung diunduh dari situs mereka. Saat ini yang paling baru adalah versi 1.8.1.
XAMPP sendiri ada dua macam, yakni paket komplit dan satunya lagi adalah paket portable lite.
XAMPP paket komplit itu isinya adalah:
  • Apache
  • MySQL
  • PHP
  • phpMyAdmin
  • FileZilla FTP Server
  • Tomcat
  • Strawberry Perl Portable
  • XAMPP Control Panel
Sedangkan XAMPP Portable Lite isinya hanya aplikasi PHP dan MySQL, lebih enteng dan cocok buat yang sering memakai kedua aplikasi tersebut.
Nah, kali ini saya akan menuliskan tentang panduan cara instal XAMPP di PC. Berhubung saya pakainya Windows, maka panduan ini juga diperuntukkan PC Windows ya.

Cara Instal XAMPP di Windows

  1. Download aplikasi XAMPP xampp-win32-1.8.1-VC9-installer.exe.
  2. Dobel klik file xampp yang baru saja Anda download, selanjutnya akan muncul jendela “installer language” seperti di bawah ini:
    instal xampp, xampp localhost
  3. Selanjutnya pilih bahasa. Pilih yang Bahasa Inggris (English). Klik OK.
  4. Kadang pada proses ini muncul pesan error. Jika ada, abaikan saja dan lanjutkan dengan klik OK dan YES.
    2-instal-xampp
    3-instal-xamp
  5. Berikutnya akan muncul jendela yang isinya meminta Anda menutup semua aplikasi yang sedang berjalan. Jika semua aplikasi sudah ditutup, maka klik tombol Next.
    4-instal-xampp
  6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol Next.
    5-instal-xampp
  7. Kemudian Anda akan diminta untuk menentukan lokasi folder penyimpanan file-file dan folder XAMPP. Secara default akan diarahkan ke lokasi c:\xampp. Namun jika Anda ingin menyimpannya di folder lain bisa klik browse dan tentukan secara manual folder yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan dan klik tombol Install.
    6-instal-xampp
  8. Tunggu beberapa menit hingga proses intalasi selesai. Jika sudah muncul jendela seperti di bawah ini, klik tombol Finish untuk menyelesaikannya.
    7-instal-xampp 
  9.  
  10. Berikutnya, akan muncul jendela dialog seperti gambar di bawah ini yang menanyakan Anda apakah mau langsung menjalankan aplikasi XAMPP atau tidak. Jika ya, maka klik YES.
    8-instal-xampp

Cara Menjalankan Aplikasi XAMPP

  1. Bukalah aplikasi XAMPP, bisa melalui Start Menu atau Desktop, dan klik icon XAMPP. Atau, jika Anda membukanya begitu proses instalasi selesai maka klik Yes seperti yang terlihat pada gambar di atas.
  2. Setelah terbuka, silahkan klik tombol Start pada kolom Action sehingga tombol tersebut berubah menjadi Stop. Dengan mengklik tombol tersebut, artinya itulah aplikasi yang dijalankan. Biasanya jika saya menggunakan XAMPP, yang saya start hanyalah aplikasi Apache dan MySQL, karena saya tidak memerlukan aplikasi seperti Filezilla, dan lain-lain.
    9-instal-xampp
    10-instal-xampp
  3. Sekarang bukalah browser kesukaan Anda, dan coba ketikkan http://localhost/xampp di address bar. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, instalasi telah berhasil.
    11-instal-xampp
Selamat, akhirnya Anda berhasil menginstal aplikasi XAMPP. Sekarang komputer Anda sudah berfungsi seperti server dan bisa menjalankan aplikasi-aplikasi berbasis web.


D.CARA INSTAL DREAMWEAVER8
 
Jalankan Setupnya dan akan muncul jendela tampilan seperti dibawah ini, 
tunggu proses Loadingnya..


Pilih next untuk menginstall

Pilih l accept lalu pilih next

pada tampilan di bawah pilih next 

pilih next untuk melanjutkan

pilih install


tunggu loading di bawah berjalan


Pilih finish dan Dreamweaver 8 telah berhasil Diinstal pada PC


Dreamweaver 8 siap digunakan sebagai software Web desain





Pengertian dan Tahapan Pembuatan ERD

PENGERTIAN ERD DAN TAHAPAN PEMBUATAN ERD

A. PENGERTIAN
             Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan diagram yang digunakan untuk merancang suatu basis data, untuk memperlihatkan hubungan atau relasi antar entitas atau objek yang terlihat beserta atributnya. Objek utama dari pembuatan diagram ERD  menunjukan objek objek (himpunan entitas) apa saja yang ingin dilibatkan dalam sebuah basis data dan bagaimana hubungan yang terjadi antara objek-objek tersebut. 
ERD pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak CASE. 
Notasi yang digunakan dalam ERD adalah:
Entitas dapat merupakan :

·         Sebuah elemen lingkungan dari perusahaan , seperti customer atau supplier
·         Suatu sumber daya , seperti suatu piutang dagang, suatu  produk, atau suatu penjual
·         Suatu arus informasi , seperti suatu penjualan pemesanan atau suatu faktur  
          Di dalam sebuah entitas terdapat beberapa atribut. Atribut merupakan gambaran karakteristik dari sebuah entitas atau himpunan entitas.
Contoh : atribut untuk himpunan entitas mahasiswa adalah nim (PK), nama, program studi.
 Penggunaan key merupakan cara untuk membedakan suatu entitas didalam himpunan entitas dengan entitas lain. Key dipilih karena unik, untuk setiap entitas sehingga bisa di bedakan dari entitas yang lain. Kita bisa mendefinisikan key sebagai satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua row dalam relasi secara unik.
Ada 3 macam key :
1. Super Key
Superkey yaitu satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan satiap baris data dalam sebuah relasi secara unik.
Contoh super key yaitu =
1. Nim, nama, alamat, kota
2. Nim, nama, alamat
3. Nim, nama
4. Nim 
2.   Candidat Key
Kumpulan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah relasi secara unik
Contoh : Nim
3.   Primary Key
Primary key merupakan salah satu dari candidate key yang terpilih. Alasan pemilihan primary key :
1.   Lebih sering di jadikan acuan
2.   Lebih ringkas
3.   Jaminan keunikan key lebih baik
Contoh dari primary key adalah Nim.
  
Jika sebuah primary key terhubung ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity tersebut di sebut sebagai foreign key ( kunci tamu ). 
Misal : Primary Key Kode Dosen dari entity Dosen digunakan juga pada field entity KRS, maka keberadaan field Kode Dosen pada entity KRS disebut sebagai foreign key
        Dalam ERD, hubungan (relasi) dapat terdiri dari sejumlah entitas yang disebut dengan derajad relasi. Derajad relasi maksimum disebut dengan kardinalitas sedangkan derajad minimum disebut dengan modalitas. Jadi kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain. Kardinalitas relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dapat berupa :
1. Satu ke satu (one to one/ 1-1)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, demikian juga sebaliknya.
 
2. Satu ke banyak (one to many/ 1- N ) / N-1
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya. Atau Setiap entitas pada himpunan entitas A hanya dapat berelasi dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya.

3. Banyak ke banyak (many to many/ N –N)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, demikian juga sebaliknya.
B. Tahapan Pembuatan ERD 
Berikut ini adalah contoh tahapan dalam pembuatan ERD pada " Sistem Informasi Akademis " .
Tahap 1: Penentuan Entities

Keterangan :
Mahasiswa:
nim: nomor induk mahasiswa (integer) PK
nama_mhs: nama lengkap mahasiswa (string)
alamat_mhs: alamat lengkap mahasiswa (string)
Dosen:
nip: nomor induk pegawai (integer) PK
nama_dosen: nama lengkap dosen (string)
alamat_dosen: alamat lengkap dosen (string)
Mata_kuliah:
kode_mk: kode untuk mata kuliah (integer) PK
nama_mk: nama lengkap mata kuliah (string)
deskripsi_mk: deskripsi singkat mengenai mata kuliah (string)
Ruang:
kode_ruang: kode untuk ruang kelas (string) PK
lokasi_ruang: deskripsi singkat mengenai lokasi ruang kelas (string)
kapasitas_ruang: banyaknya mahasiswa yang dapat ditampung (integer)
Tahap 2 : Penentuan Atribut
Tahap 3 : Penentuan Kardinalitas Relasi



Hubungan : 
a.  ruang digunakan untuk mata_kuliah:
     · Tabel utama: ruang
     · Tabel kedua: mata_kuliah
     · Relationship: One-to-one (1:1)
     · Attribute penghubung: kode_ruang (FK kode_ruang di mata_kuliah)

b.  dosen mengajar mata_kuliah:
     · Tabel utama: dosen
     · Tabel kedua: mata_kuliah
     · Relationship: One-to-many (1:n) 
     . Attribute penghubung: nip (FK nip di mata_kuliah) 
c.  dosen membimbing mahasiswa:
     . Tabel utama: dosen
     · Tabel kedua: mahasiswa
     . Relationship: One-to-many (1:n)
     . Attribute penghubung: nip (FK nip di mahasiswa)
d.  mahasiswa mengambil mata_kuliah:
    · Tabel utama: mahasiswa, mata_kuliah
    · Tabel kedua: mhs_ambil_mk
    · Relationship: Many-to-many (m:n)
    · Attribute penghubung: nim, kode_mk (FK nim, kode_mk di mhs_ambil_mk)

  Tahap 4 : Pembuaatan ERD



EER (Enhanced Entity Relationship) Diagram:

 
Relasi many to many antar entity perlu dihilangkan dengan cara menambah atribut baru antara 2 entity yang memiliki relasi many to many. Pada diagram diatas, terdapat relasi mahasiswa mengambil matakuliah dimana mempunyai kardinalitas many to many. Maka dari itu perlu dibuat satu entity baru yang didalamnya menampung primary key dari entity mahasiswa dan entity mata kuliah yang nantinya dapat dijadikan foreign key pada entity mhs_ambl_mk , sedang yang dijadikan primary key disini kita ambil password portal akademik yang sifatnya unik ( satu mahasiswa mempunyai password yang berbeda dengan mahasiswa lain ) .

Software yang Dibutuhkan Dalam Basis Data

SOFTWARE YANG DI BUTUHKAN DALAM MEMBUAT BASIS DATA

A. VISUAL BASIC
         Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.[1]
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

B. MICROSOFT ACCESS   
       Microsoft Access adalah suatu program aplikasi basis data komputer relasional yang digunakan untuk merancang, membuat dan mengolah berbagai jenis data dengan kapasitas yang besar.Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. 
Komponen Utama (Object)
1. Table
Table adalah objek utama dalam database yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data sejenis dalam sebuah objek. Table terdiri atas :
a. Field Name : atribut dari sebuah table yang menempati bagian kolom.
b. Record : Isi dari field atau atribut yang saling berhubungan yang menempati bagian baris.
 2. Query ( SQL / Structured Query Language )
Query adalah bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database. Digunakan untuk menampilkan, mengubah, dan menganalisa sekumpulan data. Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. DDL (Data Definition Language) digunakan untuk membuat atau mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi antar tabel dan sebagainya.
b. DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk manipulasi database, seperti : menambah, mengubah atau menghapus data serta mengambil informasi yang diperlukan dari database.
3. Form
Form digunakan untuk mengontrol proses masukan data (input), menampilkan data (output), memeriksa dan memperbaharui data.
4. Report
Form digunakan untuk menampilkan data yang sudah dirangkum dan  mencetak data secara efektif.
C. Tipe Data
Field - field dalam sebuah tabel harus ditentukan tipe datanya. Ada beberapa tipe data  dalam Access, yaitu :
1. Text
Text digunakan untuk field alfanumeric (misal : nama, alamat, kode pos, telp), sekitar 255 karakter tiap fieldnya.
2. Memo
Memo dapat menampung 64000 karakter untuk tiap fieldnya, tapi tidak bisa diurutkan/diindeks.
3. Number
Number digunakan untuk menyimpan data numeric yang akan digunakan untuk proses perhitungan matematis.
4. Date/Time
5. Currency
6. Auto Number
7. Yes/No
8. OLE Object
OLE Object digunakan untuk eksternal objek, seperti bitmap atau file suara.
9. Hyperlink
10. Lookup Wizard
 Jika menggunakan tipe data ini untuk sebuah field, maka bisa memilih sebuah nilai dari tabel lain atau dari sebuah daftar nilai yang ditampilkan dalam combo box.
 
C. SQL SERVER 
       SQL Server adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Istilah client, server, dan client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak. Pada level yang sangat umum, sebuah client adalah setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resource) dari komponen sistem lainnya. Sedangkan sebuah server adaah setiap komponen sistem yang menyediakan layanan atau sumber daya ke komponen sistem lainnya.
 pengertia CDM dan PDM

 1.CDM (Conseptual Data Model). CDM dipakai untuk menggambarkan secara detail struktur basis data dalam bentuk logik. Struktur ini independen terhadap semua software maupun struktur data storage tertentu yang digunakan dalam aplikasi ini. CDM terdiri dari objek yang tidak diimplementasikan secara langsung kedalam basis data yang sesungguhnya.

2. PDM (Physical Data Model). PDM merupakan gambaran secara detail basis data dalam bentuk fisik. Penggambaran rancangan PDM memperlihatkan struktur penyimpanan data yang benar pada basis data yang digunakan sesungguhnya.